BAGAI AIR DIMUSIM KEMARAU
Minggu, 13 September 2020 hari demi hari terasa asing kita sebagai dua insan yang pernah sedekat nadi kau diam tak berkabar tanpa sepatah katapun sedangku menanti panjang akan kabarmu wahai kasih, tidakkah kau rindu pada lelucon konyol yang selalu kita rakit apa hanya aku yang merasa sepi sebabku begitu mencintai atau memang aku yang tak lagi berarti yang tak lagi hidup di dalam hatimu bagai air dimusim kemarau Oleh: Rizky Putri Ariani